Menuju Lumbung Pangan Papua: Kementan (Dirjen LIP) dan Gubernur Papua Genjot Program Cetak Sawah 30.000 Hektare”
Selasa (21/4/2026). Kunjungan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia ke Papua menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di wilayah timur Indonesia. Dalam agenda tersebut, Dirjen LIP melakukan koordinasi langsung dengan Gubernur Papua terkait pelaksanaan program cetak sawah rakyat yang dirancang untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tahapan awal pelaksanaan program yang dimulai dengan kegiatan survei, identifikasi, dan penyusunan desain SID (Survey, Investigation, and Design). Tahapan ini menjadi pondasi penting dalam memastikan kesiapan lahan, aspek teknis, serta keberlanjutan program sebelum masuk ke tahap implementasi di lapangan.
Gubernur Papua menyampaikan harapannya agar program cetak sawah rakyat ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran program ini bukan hanya untuk meningkatkan luas tanam, tetapi juga menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan rasa optimisnya karena masyarakat menyambut baik program tersebut. Dukungan dari masyarakat dinilai menjadi modal utama dalam keberhasilan pelaksanaan program pemerintah, terutama dalam sektor pertanian yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Adapun target program cetak sawah rakyat di Papua mencapai 30.000 hektare. Pada tahap awal, kegiatan akan difokuskan pada pengembangan sekitar 15.000 hektare dengan target tanam perdana direncanakan pada September 2026. Program ini diharapkan berjalan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan di Papua serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.